Keyakinan yang disertai dengan keberanian untuk memberikan diri sepenuhnya kepada Allah dan kepada jiwa-jiwa menjadi motor penggerak bagi SND untuk berkarya di lingkup komunitas Sekolah Menengah Umum Santo Mikhael. SND mencoba memulai misi baru guna mendidik, membina, dan mengembangkan jiwa-jiwa generasi muda penerus bangsa.
Komunitas SMA Santo Mikhael merupakan pengembangan dari Komunitas Sendang Asih/Santo Aloysius, Dengung yang bergerak dalam bidang pendidikan SMA dan asrama SMA khususnya bagi mereka yang berasal dari luar kota dan luar pulau Jawa.
SMA Santo Mikhael berdiri sejak Juni 1984. Sr. Maria Kanisia,SND berperan sebagai pemula karya SMA Santo Mikhael sekaligus sempat menjabat sebagai Kepala Sekolah pada kurun waktu Juli 1984–1989. Pada awalnya, SMA tersebut belum memiliki asrama. Seiring semakin meningkatnya kebutuhan murid akan tempat tinggal, maka didirikanlah asrama putra dan putri dengan nama Asrama Santo Mikael di kompleks sekolah SMA Santo Mikael pada tahun 1994. Asrama ini dirintis oleh Sr. Maria Kostka, SND.
Kehadiran SMA Santo Mikhael dan Asrama Santo Mikhael semakin dikenal dan dipercaya oleh masyarakat seiring dengan bertambahnya jumlah siswa dan peningkatan jumlah penghuni asrama. Karena ruang yang tersedia semakin menyempit, maka muncul gagasan untuk memisahkan lokasi asrama putra dan asrama putri.
Selain itu, muncul pula pemikiran untuk pembinaan yang lebih intensif. Imbauan dari pemerintah daerah agar asrama putra dan putri tidak berlokasi dalam satu komplek juga menjadi pertimbangan tersendiri bagi Sr. M. Kanisia sebagai pemimpin Komunitas Asrama Putri (Aspi) untuk memisahkan kedua asrama tersebut.
Pada 27 Juni 2005, terwujudlah impian pemisahan asrama dengan peletakan batu pertama untuk asrama putri yang diiringi dengan misa pemberkatan oleh Romo Paroki Mlati, Romo Istoto, Pr.
Terselesainya pembangunan asrama putri merupakan wujud kelimpahan berkat dari Tuhan kepada Komunitas SMA Santo Mikhael sehingga bisa menyambut dengan ramah generasi muda yang hendak masuk ke asrama putri. Pada 05 Desember 2005, asrama baru ini sudah mulai ditempati. Bagunan Aspi didiriakn di atas sebidang tanah seluas 12.211 meter persegi yang dibeli dari Bapak Urbanus.
Lokasi yang terletak di luar Kompleks SMA Santo Mikhael ini diberkati dan diresmikan oleh Vikep DIY Romo Bernadus Saryanto Wiryaputra, Pr yang didampingi oleh Pastor Paroki Mlati Pastor A Sudarisman, dan Pastor Istoto Raharjo, Pr. Momentum ini juga dihadiri oleh Provinsial SND Sr. Maria Virgo, SND serta para suster dari komunitas-komunitas di jawa, Pastor OCD, Bruder CSA, pegawai, siswa-siswi SMA Santo Mikhael, dan para undangan lainnya.
Menjadi alat Tuhan untuk mengikuti Yesus dalam misi Notre Dame guna mengubah pribadi manusia dan semua tatanan hidup yang sesuai dengan misi Yesus di tengah gejolak kehidupan kaum muda masa kini, semakin menggerakkan karya SND di komunitas ini.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai karya komunitas SMA Santo Mikhael, silahkan menghubungi :
Suster – suster Notre Dame
SMA St. Mikael
Sumberadi, Mlati,
Sleman, Yogyakarta 55288
Jawa Tengah Indonesia
Telp 0062 / 0274-868606
Fax 0062 / 0274 - 866569