

Dipagi yang cerah, ketika suara koor bergema dan alunan canang bergemerincing mengiringi empat penari cantik dengan gerakan tari ala Kalimantan yang lincah dan energik, Barisan prosesi memasuki kapel Yohanes Pemandi landasan Ulin yang cukup besar.
Perayaan Ekarisi Pengikraran Kaul Pertama Sr Maria Benedikta ini dipersembahkan oleh Pastur Gregorius Syamsudin MSF dan Pastur Yonas sebagai Konselebran. Para Umat, juga para Suster dari pelbagai kongregasi & seminaris dari Yohanium memenuhi ruang gereja yang berciri khas dengan lukisan Yohanes Pemandi disebelah kanan, dan Yesus Gembala yang baik disebelah kiri, serta dua malaikat mungil di tengah Altar. Dengan mantap Sr Maria Benedikta mengikrarkan kaul pertamanya.
Pengikraran Kaul ini sengaja diadakan di Stasi Landasan Ulin, Banjar Baru, Banjarmasin, di mana keluarga Sr Maria Benedikta berada. Merupakan peristiwa yang pertama bagi SND untuk menggelar pengikraran kaul pertama di Luar Jawa. Semoga dengan peristiwa ini banyak pemudi yang terpanggil untuk mengikuti jejak Sr Maria Benedikta sebagai Suster yang pertama sejak 25 tahun Stasi ini berdiri. Romo Paroki merasa tersanjung dan bangga dipercaya dengan acara profesi ini. Di dalam kotbahnya Romo Syamsudin mengupas makna panggilan dengan tajuk “Panggilan Samuel” beliau juga bertanya kepada Sr Maria Benedikta apakah merasakan panggilan Tuhan? Dan dijawab dengan tegas ”Bahwa suster tidak dapat mengelak atas panggilan Tuhan yang jika diabaikan rasanya semakin berteriak”. Romo Syam juga menegaskan bahwa keberadaan Gereja butuh pengorbanan para biarawan/ biarawati agar Gereja tetap Lestari.

Ketika persembahan juga didahului dengan tarian yang bagus. Koor Soli Deo dengan penuh semangat menyanyikan lagu yang bernada riang. Upacara dan Misa berlangsung 2 jam, setelah misa dilanjutkan dengan acara hiburan, tari dan nyanyi dari pelbagai kelompok kategorial , mulai dari Anak-anak SEKAMI, BIA, KOMKA, ibu-ibu dan bapak bapak memeriahkan suasana, sambil menikmati hidangan yang tersaji secara prasmanan. Umat senang, guyup rukun sangat kental meliputi suasana. Semoga Sr Maria Benedikta menjadi Woman of God and woman for other seperti yang dipesankan oleh kakaknya Dionisius Agus Puguh dalam menyampaikan kata sambutan sebagai wakil dari keluarga. Semoga banyak tunas muncul di Stasi Yohanes Pemandi Banjarbaru, Banjarmasin khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Oleh Sr. Maria Monika SND