News / Kegiatan Provinsi
25 Mei 2024

LAUNCHING GUARDIAN SISTER

                    &

LAUDATO SI PROJECT

 

Mencinta adalah bagian dari mengenal sampai pada akar untuk mengetahui bagaimana berproses. Para Suster Yunior dan Suster Senior diundang untuk membangun relasi dan kedekatan sebagai bagian dari Kongregasi SND. Launching guardian sister kedua juga diadakan di kota batik Pekalongan. Komunitas Santa Bunda Maria.

Hal imi mengingat mayoritas suster senior ada di Pekalongan.   Pada tanggal 23 dan 24 Mei kegiatan ini berlangsung yang telah dikemas baik oleh paara PIC yang dikoordinir para Suster muda. Ada 2 kegiatan besar yang diadakan yakni “Launching Guardian Sister dan Kegiatan JPIC atau Laudato Si Project”. Kegiatan ini membantu para suster untuk dalam sukacita mereka berbagi, mendengarkan, menguatkan dan memberi  dukungan satu sama lain, khususnya di antara generasi  baby boomers (para suster lansia)  dan generasi milenial (suster yunior) hal ini membuat kami untuk menyadari bahwa saling berbagi itu sangat penting sehingga kita semakin kaya baik dalam sikap, karakter, pola pikir maupun kerohanian.

Acara di mulai pada pukul 8:00 WIB di awali dengan lectio Divina. Setelah itu para suster yunior melanjutkan sesi dengan suster Maria Karita sebagai Provinsial untuk membahas Personal rowth Plan, sedangkan para suster lansia melanjutkan kegatan mereka bersama Romo Teguh sebagai narasumber. Personal Growth Plan sangatlah penting bagi setiap suster dengan tujuan agar para suster semakin berkembang menjadi penerus kongregasi yang memiliki akar yang kuat akan Yesus Kristus dan menjadi pribadi yang semakin bertumbuh baik dalam hal jasmani maupun Rohani.

 Pada sore tepat pada pukul 4:00 WIB acara di mulai dengan tema “Laudato Si Project” yang di bawakan oleh Suster M. Robertin dengan tujuan untuk sama-sama membenahi bumi dan melindungi bumi  dengan melukis pada  pot bunga yang sudah di sediakan  dan menanam  bibit pohon yang telah tersedia. Para suster sangat berpartisipasi untuk mengikuti kegiatan ini dan banyak simbol serta lukisan yang para suster cantumkan dalam setiap pot yang dibagikan. Para suster pun melanjutkan Doa Rosario bersama yang dipandu oleh Sr. M. Benedikta, SND. Para suster mengikuti Rosario dengan khusuk. Kegiatan selama dua hari tak terasa meskipun  acranya sangat padat namun setiap suster sangat partisipatif untuk mengikuti setiap kegiatan.

Soli Deo

 

 

 

SHARE THIS ON: