Bermesraan dengan Tuhan

Pada tanggal 28 September 2020, dihadapan sakramen Mahakudus dan disaksikan oleh para suster komunitas Santo Rafael Tawangmangu, Suster Maria Agata SND membaharui hidup rohani; setelah 30 hari bermesraan dengan Tuhan. Suster mengambil waktu khusus untuk retret agung dan kembali mensyukuri begitu banyak rahmat yang diterima.
Kembali menimbah kekuatan dari Tuhan, lewat Sabda-Nya dan juga lewat saudara alam. Tuhan lebih banyak berbicara tentang situasi dunia dimana banyak orang meninggalkan Gereja, demi mencari kenikmatan duniawi dan terutama pandemic COVID-19 yang belum juga berakhir yang mengakibatkan banyak orang menderita. Seandainya tidak COVID, mungkin saja dunia sudah hilang akibat keserahkan manusia. Kegiatan ataupun kesibukan manusia untuk sementara dihentikan oleh Tuhan. Manusia diminta untuk menghidupi apa artinya “lemah lembut!”

Kita diajak untuk kembali menata hubungan yang lebih intim lagi dengan Tuhan; setan akan menggoda kita lewat hal-hal praktis, seperti kekuasaan, konsumerisme yang berujung pada korupsi dan pembunuhan.
Suster Maria Agata SND sangat bahagia dan menikmati sunyinya rumah retret bertemankan musik alam; gemericik air, kicauan burung dan bunyi jangkrik yang ikut memuji Tuhan. Harapan Suster Maria Agata, “semoga wabah ini cepat berlalu dan banyak orang tidak berhenti berbuat baik”