27 Februari 2017

Pembimbing Rohani

Sebagai Suster yang berkarya di rumah retret, maka menjadi pembimbing rohani, baik membimbing retret maupun membimbing rekoleksi bukanlah hal yang asing, karena sudah menjadi salah satu tugas perutusan disamping tugas-tugas lainnya.

Di komunitas Sto. Rafael ini yang sering memberikan rekoleksi adalah Sr. Maria Yohana, SND  sedangkan Sr. Maria Virgo, SND lebih banyak memberikan retret terutama retret untuk para religius. Kalau Sr. Maria Paula, SND bimbingan rohani yang diberikan berbeda lagi karena sebagai seorang guru, maka bimbingan rohaninya dilakukan di sekolah dengan membekali anak-anak didiknya bekal rohani yang cukup untuk bekal hidup dimasa depan. Bagi Sr. Maria Anzelm, SND bimbingan rohani yang diberikan beda lagi, yaitu melalui kunjungan-kunjungan kepada orang yang membutuhkan.

Memberikan rekoleksi kepada misdinar dari Madiun sebelum mereka dilantik. 

Mendampingi rekoleksi mahasiswa dari UNISRI. Pada saat yang sama Sr. Maria Virgo juga memberikan retret kepada 2 orang Suster yunior SND. dan mereka membaharui kaul mereka di depan mahasiswa-mahasiswi UNISRI.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Beberapa contoh rekoleksi dari lingkungan dari berbagai paroki yang didampingi; dari Semarang, Madiun dan Solo baru.

 

 

Sr. Maria Virgo, SND selain memberi suster muda juga memberikan retret kepada suster lansia, selain suster SND, suster Maria Maria Virgo juga mendapingi retret dari kongregasi lain maupun kepada awam. Baik di rumah retret Santa Maria maupun di luar rumah retret Santa Maria Tawangmangu.

Selain memberi Rekoleksi di rumah retret sendiri, Suster-sustur yang berkarya di rumah retret juga siap sedia memberikan rekoleksi maupun retret keluar. Contoh di atas adalah memberikan rekoleksi untuk mahasiswa UNS di luar rumah retret Santa Maria.

Gambar di samping kanan adalah  salah satu bentuk pembinaan rohani kepada anak-anak yang dilakukan oleh Sr. Maria Paula, SND, selain sebagai guru suster juga mendampingi anak-anak PIA yang ada di lingkungan Gereja Santa Maria Bunda Allah Tawangmangu. 

SHARE THIS ON: