Walaupun namanya piknik tahunan, namun tidak setiap tahun komunitas pergi piknik. kadang-kadang pikniknya ditabung supaya bisa pergi piknik ke luar jawa.
Kadang-kadang juga tidak semua anggota bisa ikut semua di karenakan tugas perutusan yang tidak bisa ditinggal. berikut ada 2 piknik komunitas yang diikuti oleh seluruh anggota komunitas.

Ikut tur yang diadakan oleh teman dari Gereja Mangga besar. Saat menunggu di bandara Soekarno-Hatta bersama rombongan tur.

Walaupun acara piknik, namun ada misa setiap hari, karena dari pihak tur membawa romo, sehingga perjalanan ini tidak hanya piknik melulu tetapi ada sisi rohaninya juga.

Menikmati indahnya salah satu pantai Belitung. Siap-siap snorkeling.

Ekspresi kebebasan anak-anak Allah dalam mensyukuri keindahan ciptaanNya.

Selain mengunjungi dan mengangumi keindahan pantai. rombongan juga mengunjungi berbagai tempat wisata, salah satunya gunung kapur yang sudah hampir habis di tambang.

Ngadem di bawah pohon sambil menikmati alunan bunyi gelombang laut dan hembulan lembut angin pantai sambil berbagi cerita.

Misa terakhir di pulang Belitung. Misa dengan berpindah-pindah Gereja.

Piknik ke malang dengan naik bis malam. Begitu sampai di Malang, langsung mandi di rumah keluarga sr. Teresia lalu sarapan, dan langsung jalan-jalan. tempat pertama yang kami kunjungi adalah selecta, sayang sampai di sana hujan.
Walaupun hujan sebagian dari kami tetap jalan dengan menggunakan jas hujan atau payung.
Menikmati petik apel sendiri di kebun. masing-masing kami memetik apel sambil makan di kebun, sungguh membahagiakan menikmati apel yang langsung di petik dari pohon dan menyantapnya tanpa cuci terlebih dahulu.

Melihat proses budidaya bunga di kebun kepunyaan kenalan. Sekaligus menikmati indahnya bunga-bunga yang sedang bermekaran dan berwarna-warni.

Menikmati indahnya bunga dan tidak lupa mejeng dulu bersama bunga-bunga yang indah, karena tidak tahu kapan lagi mempunyai kesempatan yang luar biasa ini.
Menikmati indahnya cahaya-cahaya lampu di BNS.
Semua keindahan itu diabadikan dengan potret sana-sini dengan ucapan syukur yang terpancar dari wajah-wajah gembira para suster, walaupun sudah capek menempuh perjalanan dengan bis malam yang hampir 12 jam namun tidak tampak kelelahan di wajah para suster, karena suka cita yang terpancar dari dalam hati.

Misa bersama di katredal Malang sebelum pulang meninggalkan kota Malam dengan bis malam lagi. capek namun penuh kenangan dan suka cita atas kebesaran anugerah Tuhan.